Selasa, 12 Januari 2021

sonny wanda trio cartenz


 Industri musik Tanah air khususnya di Tanah Papua sangat banyak potensi yg dapat di gali dan sangat sangat banyak untuk di publikasihkan. Semenjak hilangnya para Maestro seperti BLACK BROTHERS salah satu band ternama di Nusantara pada saat itu yang di mototri oleh anaka anak asli Tanah PAPUA membuat rangsangan hingga saat ini membuat banyaknya muncul bibit baru para musisi lokal Tanah Papua,dengan lantunan lagu berbahasa Daerah,dengan ciri khas vocalnya tersendiri.

SONNY WANDA  atau biasa di sapa dengan Bapson adalah salah satu musisi yang begitu energik dalam melantunkan bahasa daerah Tanah Papua melalui lantunan lagu berbahasa ibu TANAH Papua,seorang seniman murni asal Tanah Papua ini,selain menyanyi Dia juga seorang Photografer di Tanah Papua,Ia merupakan sosok senior yang selalu memotifasi para musisi Lokal di Kota Jayapura,memberi dukungan untuk terus berkaya dalam dunia Seni Tanah Papua.

Minggu, 25 Juni 2017

TIGA MOMEN PADA SUATU MASA

TIGA MOMEN PADA SUATU MASA
Pertama-tama kami ucapkan Selamat Memasuki Bulan Suci Ramadan dan Selamat Menunaikan ibadah Puasa buat saudara dan sahabat kami umat Muslim di Indonesia.

Kedua selamat memaknai Kenaikan Isa Almasih atau Yesus Kristus ke Surga bagi umat Kristiani di seluruh tanah air.
Ketiga selamat Ulang Tahun ke- 67 buat Persekutuan Gereja - gereja di Indonesia (PGI).
Kiranya melalui momen - momen penting ini kita tetap menjadi Orang Islam dan Orang Kristen serta Orang Indonesia yang baik, toleran, saling peduli dan saling membanggakan.
Siapa bilang hidup ini mulus dan lurus. Kadang ada ketegangan bahkan konflik diantara kita. Tapi kita akan mentranfirmasi semua itu demi kebaikan bersama.
Ulurkan tangan satukan tekad untuk membangun hidup bersama yang sejahtera.
Kita saling berbagi harapan!

Persipura - GORBY THE COMEN RASTA PAPUA

Waniambey - GORBY THE COMEN RASTA PAPUA

Mama Papua - D Angky,Vicky SE,Dhio Mc,Ibe Antrabes


Jumat, 23 Juni 2017

KEBAIKAN

Setiap manusia itu unik karena memiliki sisi-sisi perbedaan. Kontras atau tidaknya perbedaan itu tergantung sudut pandang masing-masing pribadi. Apakah kita hendak mencari persamaan atau perbedaan, pilihan ada ditangan kita masing-masing. Cocok atau tidaknya seorang dengan yang lain itu hanyalah soal perspektif dari mana kita meneropong. Dunia menjadi indah sebab masing-masing pribadi adalah berbeda dan unik. Demikianlah sebuah hubungan. Namun tidaklah bijak jika kita menilai seseorang hanya dari luar atau kejauhan atau sekedar mendengar berita dari orang lain. Mari minum kopi bersama dan saling mengenal.
Kepada kita sesama anak muda Papua marilah kita duduk bersama dan bertukar pikiran, diskusi dan saling asah mengasah ide. Berhenti untuk saling fitnah apalagi saling membunuh karakter. Ideologi apapun tidak lebih penting dari suara hati. Berdiskusi bukanlah demi menunjukan kehebatan diri masing-masing, sebab ada hal yang lebih penting dari kehebatan yaitu KEBAIKAN. Berhentilah menjadi seorang demagog. Pikirkanlah, bahwa suatu saat kita akan menjadi seorang ayah atau ibu bagi anak-anak kita. Dan jika kita tidak berhenti menjadi demagog, anak-anak kita akan meneladaninya.
Saya teringat nasehat seorang teman: "Janganlah takut jika kita berjalan pada kebenaran. Percaya atau tidak, tanah Papua akan menghentikan perjalanan hidup kita sebelum mencapai tujuan yang diinginkan, jika kita tidak bekerja jujur. Karena Tuhan menciptakan kita dari tanah dan akan kembali pula ke tanah. Dan ini nyata. Sudah banyak mereka yang bekerja tidak jujur di atas tanah ini pergi sebelum mencapai tujuan yang sesungguhnya. Teruslah berkarya dengan jujur dan kebenaran untuk tanah yang diberkati ini..."

Menjadi seperti Rajawali

Pemimpin tidak dilahirkan dari ruang-ruang kelas. Pengajaran mengenai berbagai konsep tentang kepemimpinan, hakikatnya, gaya-modelnya, atribut-atribut dan sifat-sifatnya, jenis-jenis karismanya, bakat dan talenta yang diperlukan, tentu berguna. Namun, hal menjadi pemimpin bukanlah soal pengetahuan semata. Orang tidak bisa menjadi pemimpin dengan melakukan riset secara online di internet, berapa tahun pun itu dilakukan. Ia harus keluar kelas, beranjak dari kursinya, meninggalkan perpustakaan, dan berinteraksi dengan manusia lainnya.
Pelatihan kepemimpinan juga akan bermanfaat. Meningkatkan keterampilan berkomunikasi, jelas perlu. Mengasah kemampuan untuk menunjukkan arah (direction), membagi-bagi peran dan tugas, pasti penting. Menumbuhkan kemahiran dalam memotivasi dan membangkitkan kembali semangat, sangatlah vital. Menajamkan kemampuan untuk mengambil keputusan secara cepat dan tepat dan berpikir kreatif out of the box, juga tak bisa disangkal arti pentingnya. Tetapi, hal menjadi pemimpin bukanlah soal-soal pelatihan. Sejuta sertifikat dari lembaga-lembaga pelatihan kepemimpinan yang paling terkemuka di bumi ini, tidak otomatis membuat seseorang menjadi pemimpin.
Untuk menjadi pemimpin seseorang perlu mengalami proses pendidikan. Artinya, ia mengalami proses pemanusiawian dirinya sendiri secara berkelanjutan. Ia perlu menemukan contoh-contoh yang dijadikannya panutan; dan ia sendiri bertanggung jawab untuk membentuk dirinya agar mengalami proses transformasi menjadi teladan-contoh-panutan bagi lingkungan konstituennya. Ia harus menjadi manusia transisi, kata Stpehen R. Covey. Menjadi pemimpin, kata Warren Bennis, adalah menjadi diri sendiri yang otentik, atau dalam istilah saya: Menjadi seperti Rajawali.
Waktu terus bergulir dan dunia selalu mengalami perubahan. Orang-orang di belahan dunia lainnya selalu berkembang, belajar dan beradaptasi terhadap perubahan. Never give up, fix mistake and keep stepping. Terus melangkah, perbaiki diri dan senantiasa belajar untuk dapat survive dan beradaptasi terhadap perubahan itu sendiri.
Semua boleh bicara, semua boleh kritik, semua boleh cerita sejarah, tetapi hanya "orang-orang terpilih" yang mampu mencetak sejarah.

REGGAE PAPUA

sonny wanda trio cartenz

 Industri musik Tanah air khususnya di Tanah Papua sangat banyak potensi yg dapat di gali dan sangat sangat banyak untuk di publikasihkan. S...