Setiap manusia itu unik karena memiliki sisi-sisi perbedaan. Kontras
atau tidaknya perbedaan itu tergantung sudut pandang masing-masing
pribadi. Apakah kita hendak mencari persamaan atau perbedaan, pilihan
ada ditangan kita masing-masing. Cocok atau tidaknya seorang dengan yang
lain itu hanyalah soal perspektif dari mana kita meneropong. Dunia
menjadi indah sebab masing-masing pribadi adalah berbeda dan unik.
Demikianlah sebuah hubungan. Namun tidaklah bijak jika kita menilai
seseorang hanya dari luar atau kejauhan atau sekedar mendengar berita
dari orang lain. Mari minum kopi bersama dan saling mengenal.
Kepada kita sesama anak muda Papua marilah kita duduk bersama dan bertukar pikiran, diskusi dan saling asah mengasah ide. Berhenti untuk saling fitnah apalagi saling membunuh karakter. Ideologi apapun tidak lebih penting dari suara hati. Berdiskusi bukanlah demi menunjukan kehebatan diri masing-masing, sebab ada hal yang lebih penting dari kehebatan yaitu KEBAIKAN. Berhentilah menjadi seorang demagog. Pikirkanlah, bahwa suatu saat kita akan menjadi seorang ayah atau ibu bagi anak-anak kita. Dan jika kita tidak berhenti menjadi demagog, anak-anak kita akan meneladaninya.
Kepada kita sesama anak muda Papua marilah kita duduk bersama dan bertukar pikiran, diskusi dan saling asah mengasah ide. Berhenti untuk saling fitnah apalagi saling membunuh karakter. Ideologi apapun tidak lebih penting dari suara hati. Berdiskusi bukanlah demi menunjukan kehebatan diri masing-masing, sebab ada hal yang lebih penting dari kehebatan yaitu KEBAIKAN. Berhentilah menjadi seorang demagog. Pikirkanlah, bahwa suatu saat kita akan menjadi seorang ayah atau ibu bagi anak-anak kita. Dan jika kita tidak berhenti menjadi demagog, anak-anak kita akan meneladaninya.
Saya
teringat nasehat seorang teman: "Janganlah takut jika kita berjalan pada
kebenaran. Percaya atau tidak, tanah Papua akan menghentikan perjalanan
hidup kita sebelum mencapai tujuan yang diinginkan, jika kita tidak
bekerja jujur. Karena Tuhan menciptakan kita dari tanah dan akan kembali
pula ke tanah. Dan ini nyata. Sudah banyak mereka yang bekerja tidak
jujur di atas tanah ini pergi sebelum mencapai tujuan yang sesungguhnya.
Teruslah berkarya dengan jujur dan kebenaran untuk tanah yang diberkati
ini..."

Tidak ada komentar:
Posting Komentar